Digital transformation in public services drives the need to evaluate information systems to ensure effectiveness and user satisfaction. This study aims to assess the success of the Nasi Uduk Application in population administration services at Sungai Batang District using the DeLone & McLean (2003) Information System Success Model. A quantitative evaluative approach was applied to 103 respondents selected through proportionate stratified random sampling. The analyzed variables included Information System Quality, Service Quality, and User Satisfaction, measured using five-point Likert scales and analyzed via Structural Equation Modeling (SEM). Results show that Information System Quality was rated high (M = 4.02), particularly in system responsiveness, while Service Quality was moderate (M = 2.40). User Satisfaction was moderate (M = 2.79) with a positive tendency in the intention to recommend the service. SEM analysis indicated that Information System Quality significantly influenced Service Quality, and together they explained approximately 35% of the variance in User Satisfaction. These findings highlight the need for simultaneous improvements in both system and service aspects to enhance public satisfaction. Theoretically, this study extends the application of the DeLone & McLean Model to the context of district-level population administration services. Practically, it provides evidence-based guidance for optimizing digital public service delivery. Transformasi digital dalam pelayanan publik mendorong kebutuhan evaluasi sistem informasi untuk memastikan efektivitas dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberhasilan Aplikasi Nasi Uduk dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Sungai Batang menggunakan Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone & McLean (2003). Pendekatan kuantitatif dengan desain evaluatif diterapkan pada 103 responden yang dipilih secara stratified random sampling. Variabel yang dianalisis meliputi Kualitas Sistem Informasi, Kualitas Layanan, dan Kepuasan Pengguna, diukur melalui instrumen berbasis Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Sistem Informasi dinilai tinggi (M = 4,02), terutama pada dimensi responsivitas sistem, sedangkan Kualitas Layanan berada pada tingkat sedang (M = 2,40). Kepuasan Pengguna tergolong sedang (M = 2,79) dengan kecenderungan positif pada niat merekomendasikan layanan. Analisis SEM memperlihatkan bahwa Kualitas Sistem Informasi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Layanan, dan kedua konstruk tersebut menjelaskan sekitar 35% variasi Kepuasan Pengguna. Temuan ini menegaskan perlunya perbaikan simultan pada aspek sistem dan layanan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan Model DeLone & McLean pada konteks pelayanan administrasi kependudukan tingkat kecamatan, dan secara praktis memberikan dasar pengambilan keputusan berbasis data untuk optimalisasi layanan publik digital.
Copyrights © 2026