Illegal logging atau penebangan liar merupakan masalah lingkungan yang serius dan menjaditantangan besar bagi kelestarian hutan di Kabupaten Sumbawa. Praktik ini tidak hanyamengancam keberlangsungan ekosistem dan keanekaragaman hayati, tetapi juga berdampaknegatif pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat lokal, seperti menurunnya sumber dayaalam dan meningkatnya konflik agraria. Dalam konteks ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI)sebagai lembaga keagamaan memiliki peran strategis dan potensial dalam memberikankontribusi nyata melalui pendekatan nilai-nilai agama dan moral. Penelitian ini bertujuanuntuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam bagaimana MUI berperan aktifdalam pencegahan illegal logging di Kabupaten Sumbawa, serta mengidentifikasi faktorpendukung dan penghambat dalam pelaksanaan peran tersebut. Metode penelitian yangdigunakan adalah pendekatan empiris dengan teknik pengumpulan data melalui wawancaramendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Narasumber penelitian mencakuptokoh MUI setempat, aparat pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat,. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa MUI memainkan peran penting dalam menyosialisasikanfatwa dan aturan agama yang melarang perusakan lingkungan, khususnya hutan.
Copyrights © 2025