Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dampak Pernikahan Dini Di Tinjau Dari Aspek Sosial Humaniora Dan Aspek Ekonomi Pada Keluarga Petani Di Kabupaten Sumbawa : The Impact of Early Marriage in Review from the Social, Humanities and Economic Aspects of Farmer Families in Sumbawa Regency Noviana
Entrepreneur: Jurnal Bisnis Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/entrepreneur.v4i1.3478

Abstract

The issue of early marriage is important to note. Based on data from the Sumbawa Regency Religious Court, there are at least more than 20 cases of underage marriages that occurred within two months, namely the January-February 2022 period. Worse yet, most of them are known to be pregnant out of wedlock. The research method is a qualitative method with the aim of digging deeper into information related to early marriage in terms of social, humanities and economic aspects. This research is limited to farmer families in Sumbawa Regency, this is because the average community in Sumbawa Regency has a job as a farmer. The research location was determined by purposive sampling, namely in Labuhan Badas District with the consideration that most of the population still depend on the agricultural sector and cases of early marriage have increased. Data analysis techniques are data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results of the study indicate that the low understanding of parents both from the social humanities aspect and the lack of opportunities in the economic field due to the low human resources and the high level of poverty cause early marriages to occur frequently, the impact is the high divorce rate. Mentally they are not ready and economically they are not able.
SOSIALISASI PENGETAHUAN PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KABUPATEN SUMBAWA N Noviana; Sri Rahayu
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i2.1016

Abstract

Tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada anak- anak remaja di Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa tentang pernikahan dini dan bahaya stunting bagi pelaku pernikahan dini serta bahaya pernikahan dini terhadap kehidupan sosial dan ekonomi yang dapat terjadi pada anak- anak remaja yang melakukan pernikahan dini. Metode yang digunakan pada tahap sosialisasi ini yaitu observasi dan ceramah, Kegiatan pengabdian ini dilakukan selama 3 bulan, mulai dari bulan Agustus, September dan Oktober tahun 2022. Hasilnya menunjukkan bahwa semangat mereka dalam mengikuti kegiatan pengabdian ini, keaktipan mereka bertanya tentang bahaya pernikahan dini juga menunjukkan bahwa mereka ingin mengetahui lebih dalam terkait masalah yang akan dihadapi jika terjadi pernikahan diusia yang masih muda. Menikah diusia muda tidak sedikit yang mengalami kegagalan dalam berumahtangga, terjadi putus sekolah yang menyebabkan rendahnya pendidikan sehingga mereka sulit mendapatkan pekerjaan tetap dan tidak mampu mandiri secara ekonomi. Berdampak pula pada ketidakmampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dan tidak mampu memenuhi nutrisi tumbuh kembang anak anak mereka nantinya, yang dapat menyebabkan stunting, tumbuh kembang anak tidak sesuai dengan usianya karena kurangnya gizi dan dapat menyebabkan kurangnya keharmonisan dalam rumahtangga.
SOSIALISASI PENINGKATAN USAHA TANI PADA KELOMPOK TANI “BATU GONG” DALAM MEMANFAATKAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN DI KABUPATEN SUMBAWA Sri Rahayu; I Putu Gede Diatmika; N Noviana
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i2.1061

Abstract

Tujuan kegiatan sosialisasi peningkatan usaha tani pada kelompok tani “BatuGong” dalam memanfaatkan program pengembangan usaha agribisnis perdesaan(PUAP). Kegiatan pengabdian ini dilakukan selama 3 bulan, mulai dari bulanSeptember, Oktober dan November tahun 2022 di Kecamatan Labuhan BadasKabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan pada tahap sosialisasi ini yaituceramah, peserta diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang program PUAPsesuai dengan kapasitas, tugas dan fungsinya. Hasil pengabdian dapatmembantu dalam usaha mempercepat laju pertumbuhan sektor agribisnisterutama dihadapkan dengan kondisi petani yang serba lemah, seperti lemahpada modal, skil dan pengetahuan serta pada penguasaan lahan, hal ini dapatditempuh melalui penerapan sistem pengembangan (system off development)agribisnis. Untuk mencapai tujuan PUAP, yaitu mengurangi tingkat kemiskinandan menciptakan lapangan kerja di perdesaan, PUAP dilaksanakan secaraterintegrasi dengan kegiatan departemen pertanian maupunkementrian/lembaga lain. Mengurangi kemiskinan dan pengangguran melaluipenumbuhan dan pengembangan kegiatan usaha agribisnis di pedesaan sesuaidengan potensi wilayah, meningkatkan kemampuan pelaku usaha agribisnis,pengurus GAPOTKAN, penyuluh dan penyedia mitra tani, memberdayakankelembagaan petani dan ekonomi pedesaan untuk pengembangan kegiatanusaha agribisnis, meningkatkan fungsi kelembagaan ekonomi petani menjadijejaring atau mitra lembaga keuangan dalam rangka akses permodalan.
PENDAMPINGAN UPAYA PELESTARIAN EKOSISTEM PERAIRAN DENGAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI BENDUNGAN BATU BULAN MOYO HULU KABUPATEN SUMBAWA Sri Rahayu; I Putu Gede Diatmika; Ika Fitriyani; Elly Karmeli; Noviana Noviana
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v6i1.1262

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah sebagai upaya pelestarianekosistem perairan dengan budidaya ikan air tawar dan memanfaatkankeberadaan air yang cukup melimpah untuk kegiatan budidaya ikan air tawar diBendungan Batu Bulan Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. KegiatanPengabdian Masyarakat dilaksanakan pada bulan Maret Tahun 2023. Metodedalam kegiatan pengabdian pada masyarakat, tahap pertama adalah memberikanpendampingan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan BendunganBatu Bulan, dalam upaya pelestarian ekosistem perairan dengan budidaya ikanair tawar di Bendungan Batu Bulan, sebagai target sasaran utama padapengembangan kegiatan budidaya ikan. Tahap kedua, penyebaran benih ikan airtawar di Bendungan Batu Bulan. Selama kegiatan pengabdian berlangsung,dilakukan pendampingan untuk membantu memfasilitasi budidaya ikan air tawar.Hasilnya menunjukkan bahwa melalui pengabdian ini dapat memberikanpengetahuan tambahan kepada masyarakat agar masyarakat dapat memanfaatkanlahan yang tersedia sehingga budidaya ikan air tawar dapat dilakukan denganefektif. Membangun motivasi masyarakat sasaran melalui proses memberikanpemahaman manajemen kegiatan budidaya agar lebih baik dan sustainableaquaculture yang dilakukan secara informal dengan berkumpul di BendunganBatu Bulan. Masyarakat sasaran sangat antusias dengan adanya pendampinganbudidaya dan penyebaran ikan air tawar di Bendungan Batu Bulan.
UPAYA PEMERINTAH DESA TATEBAL DALAM MENANGGULANGI PENYALAHGUNAAN NARKOBA (Studi Kasus Desa Tatebal) Zuama Widyaiswara; Iwan Haryanto; Noviana Noviana
Jurnal Hukum Perjuangan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Hukum Perjuangan
Publisher : Jurnal Hukum Perjuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jurnalhukumperjuangan.v2i2.1451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait Upaya pencegahan pemerintah Desa Tatebal dalam menangani penyalaggunaan Narkoba, mengingat dalam kawasan wilayah Desa Tatebal terbilang sangatlah rawan terjadi penyalagunaan Narkoba atau peredaran Narkoba menginggat wilayahnya merupakan wilayah lintasan dari Ibu Kota ke Desa lainya yang mana tidak menutup kemungkin peredaranya akan terjadi, sehingga timbulah perumusan masalah yaitu; 1.) Bagaimana upaya pencegahan Pemerintah Desa Tatebal dalam menanggulangi penyalahgunaan Narkoba di Desa Tatebal, 2.) Hambatan apa yang dihadapi oleh Pemerintah Desa Tatebal dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba di desa Tatebal. Yuridis Empiris, yaitu suatu metode pendekatan yang meneliti data sekunder terlebih dahulu dan kemudian dilanjutkan dengan mengadakan penelitian terhadap data primer di lapangan atau terhadap masyarakat. Dari hasil penelitian yang di lakukan dalam upaya pemerintah Desa Tatebal dalam menanggani penyalaggunaan Narkoba yaitu program edukasi dan pembinaan terhadap pemuda, pendidik, dan masyarakat tujuan untuk meminimalisir terjadinya penyalagunaan narkoba di Desa Tatebal, melaksanakan program kerja sama dalam pengawasan peredaran narkoba yg di lakukan bersama instansi terkait. Selain itu adapun faktor hambatan dalam upaya pencegahan penyalaggunaan narkoba di desa tatabal yaitu keterbatasan sumber daya baik dalam hal anggaran dan Manusia, Minimnya akses informasi, rendahnya kesadaran masyarakat, stigma dan diskriminasi, kurang koordinasi antar lembaga, kurangnya pendidikan dan pelatihan, faktor ekonomi.
ANALISIS TERHADAP PUTUSAN BEBAS (VRIJSPRAAK) DALAM PERKARA TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (Studi Kasus Putusan Nomor: 454/PID.B/2024/PN.SBY) Roli Pebrianto; Muhammad Anugerah Puji Sakti; Noviana Noviana; Muhammad Panji Prabu Dharma
Jurnal Hukum Perjuangan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Hukum Perjuangan
Publisher : Jurnal Hukum Perjuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jurnalhukumperjuangan.v3i1.1701

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pertimbangan hukum majelis hakim dalam putusan bebas (Vrijspraak) Nomor: 454/PID.B/2024/PN.SBY, serta kesesuaian penerapan hukum acara pidana dalam kasus tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim tidak mencerminkan prinsip keadilan dan kepastian hukum, karena mengabaikan bukti medis penting dan lebih mengutamakan bukti yang tidak langsung terkait dengan penyebab kematian korban. Putusan ini tidak sesuai dengan prinsip keadilan hukum dan kepastian hukum, sehingga penting untuk mengevaluasi semua bukti secara menyeluruh dalam proses pengambilan putusan oleh Hakim.
KONFLIK PERTANAHAN DI DESA MAPIN KEBAK KECAMATAN ALAS BARAT (STUDI KASUS SENGKETA PERTANAHAN BERDASARKAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SUMBAWA BESAR NO. 8/PDT.G/2023/PN.SBW) Nur Intan Hapsari; Lahmuddin Zuhri; Noviana Noviana
Jurnal Hukum Perjuangan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Hukum Perjuangan
Publisher : Jurnal Hukum Perjuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jurnalhukumperjuangan.v3i1.1702

Abstract

Konflik pertanahan akibat kegiatan industri erat kaitannya dengan hubungan sosial antara masyarakat, pemerintah, pihak industri, dan instansi terkait lainnya. Dalam kasus ini, Para Tergugat diduga menguasai dan mengerjakan objek sengketa milik Penggugat secara ilegal, sehingga menyebabkan kerugian materiil dan immateriil. Masalah utama yang ditemukan adalah proses hukum penyelesaian sengketa tanah di Pengadilan Negeri Sumbawa Besar dan dasar hukum yang menjadi landasan putusan pengadilan tersebut. Penelitian hukum empiris dalam studi ini mengkaji pelaksanaan ketentuan hukum positif dan dokumen tertulis pada peristiwa hukum tertentu, memastikan penerapan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pendekatan yang digunakan meliputi analisis hukum untuk menilai keabsahan putusan pengadilan, pendekatan kasus untuk mempelajari penerapan norma hukum dalam praktik, dan pendekatan antropologi untuk mempelajari perilaku manusia serta budaya hukum dalam masyarakat. Pendekatan ini membantu mendapatkan gambaran komprehensif terhadap kasus sengketa tanah ini
KAJIAN KONSEP DIYAT DALAM PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA SEBAGAI BENTUK PERMOHONAN MAAF PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI (STUDI KASUS PERKARA NOMOR: 4/Pid. Sus-TPK/2023/PN Mtr) Bayu Purnama Bakti; Lahmuddin Zuhri; Noviana Noviana
Jurnal Hukum Perjuangan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Hukum Perjuangan
Publisher : Jurnal Hukum Perjuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jurnalhukumperjuangan.v3i1.1912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian konsep diyat dalam tindak pidana korupsi serta penerapannya dalam konteks pengembalian kerugian keuangan negara sebagai permohonan maaf pelaku tindak pidana korupsi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum empiris. Metode pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan sosiologis (sociological approach), pendekatan konsep (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach). Jenis data yaitu data primer, data sekunder dan data tersier. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan berupa wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi. Terakhir dengan analisis data yang diperoleh. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kajian konsep diyat dalam hukum Islam dengan tindak pidana korupsi dalam hukum positif Indonesia yang coba untuk diselaraskan sebagai permohonan maaf pelaku tindak pidana korupsi bisa-bisa saja diterapkan di Indonesia, melihat bahwa hukum diyat sendiri berfokus pada konsep ganti rugi yang menekankan pada Maqashid Syariah (maksud atau tujuannya untuk menjaga dan mewujudkan kemaslahatan umat) berupa efek jera bagi pelaku. Sama halnya dalam Undang- Undang Nomor 31 tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi telah mengatur mengenai pengembalian kerugian keuangan negara, artinya adalah bahwa antara hukum diyat dan hukum positif Indonesia sama-sama berkonsepkan ganti rugi atau pengembalian kepada korban yang dalam hal ini adalah negara. Namun mengingat bahwa memang mekanisme hukum di Indonesia sangatlah kompleks sehingga kajian konsep ini harus diperhitungkan dan akan menjadi bahan kajian diskusi yang panjang.
DISKURSUS PERAMPASAN ASET SEBAGAI BENTUK PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA AKIBAT TINDAK PIDANA KORUPSI Roli Pebrianto; Muhammad Anugerah Puji Sakti; Muhammad Panji Prabu Dharma; Noviana Noviana
Jurnal Hukum Perjuangan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Hukum Perjuangan
Publisher : Jurnal Hukum Perjuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jurnalhukumperjuangan.v3i1.1914

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pertimbangan hukum majelis hakim dalam putusan bebas (Vrijspraak) Nomor: 454/PID.B/2024/PN.SBY, serta kesesuaian penerapan hukum acara pidana dalam kasus tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim tidak mencerminkan prinsip keadilan dan kepastian hukum, karena mengabaikan bukti medis penting dan lebih mengutamakan bukti yang tidak langsung terkait dengan penyebab kematian korban. Putusan ini tidak sesuai dengan prinsip keadilan hukum dan kepastian hukum, sehingga penting untuk mengevaluasi semua bukti secara menyeluruh dalam proses pengambilan putusan oleh Hakim.
PERBANDINGAN PENANGANAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1946 TENTANG PENGATURAN HUKUM PIDANA DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 TENTANG KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA Uswatun Hasanah; Lahmuddin Zuhri; Noviana Noviana; Muhammad Anugerah Puji Sakti
Jurnal Hukum Perjuangan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Hukum Perjuangan
Publisher : Jurnal Hukum Perjuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jurnalhukumperjuangan.v3i2.2154

Abstract

Illegal logging atau penebangan liar merupakan masalah lingkungan yang serius dan menjaditantangan besar bagi kelestarian hutan di Kabupaten Sumbawa. Praktik ini tidak hanyamengancam keberlangsungan ekosistem dan keanekaragaman hayati, tetapi juga berdampaknegatif pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat lokal, seperti menurunnya sumber dayaalam dan meningkatnya konflik agraria. Dalam konteks ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI)sebagai lembaga keagamaan memiliki peran strategis dan potensial dalam memberikankontribusi nyata melalui pendekatan nilai-nilai agama dan moral. Penelitian ini bertujuanuntuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam bagaimana MUI berperan aktifdalam pencegahan illegal logging di Kabupaten Sumbawa, serta mengidentifikasi faktorpendukung dan penghambat dalam pelaksanaan peran tersebut. Metode penelitian yangdigunakan adalah pendekatan empiris dengan teknik pengumpulan data melalui wawancaramendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Narasumber penelitian mencakuptokoh MUI setempat, aparat pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat,. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa MUI memainkan peran penting dalam menyosialisasikanfatwa dan aturan agama yang melarang perusakan lingkungan, khususnya hutan.