Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) serta motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran IPAS kelas V SD Negeri 1 Bonyokan Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap proses pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Problem Based Learning (PBL) telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan orientasi peserta didik pada masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, membimbing penyelidikan individu dan kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Dalam pelaksanaannya, pendidik berperan sebagai fasilitator yang membimbing peserta didik dalam memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik terlibat aktif dalam setiap tahap pembelajaran, seperti berdiskusi, mengumpulkan informasi, bekerja sama dalam kelompok, hingga menyampaikan hasil pemecahan masalah. Motivasi belajar peserta didik menunjukkan peningkatan yang ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran, keaktifan dalam bertanya dan berdiskusi, meningkatnya rasa ingin tahu, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, keberanian dalam mengemukakan pendapat, serta kepercayaan diri dalam menyampaikan hasil kerja. Suasana pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik turut mendukung tumbuhnya motivasi belajar. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPAS dapat berjalan dengan baik dan mampu menumbuhkan motivasi belajar peserta didik kelas V SD Negeri 1 Bonyokan
Copyrights © 2026