Nela Rofisian
Universitas Widya Dharma, Klaten, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMANFAATAN WORDWALL UNTUK MENDUKUNG HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Dihan Nanda Hamidah; Nela Rofisian; Isna Rahmawati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Pluneng tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental menggunakan nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Pluneng dan SD Negeri 2 Ketandan dengan jumlah keseluruhan 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dengan bantuan SPSS versi 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 88,19 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 81,25. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung​ sebesar 2,968 lebih besar dari ttabel sebesar 2,032 dengan nilai signifikansi 0,005 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Wordwall berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas IV.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Naya Amelia Wibowo; Putri Zudhah Ferryka; Nela Rofisian
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.454

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning (PJBL) terhadap hasil belajar matematika peserta didik pada materi pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kuasi-eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III SDIT Ma’arif NU Ta’limul Qur’an tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 86,5 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 73,8. Hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning (PJBL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika peserta didik. Model PJBL dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika di sekolah dasar. 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Devina Wynne Prastica; Nela Rofisian; Isna Rahmawati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran discovery learning serta motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 1 Bonyokan Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap proses pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Discovery Learning telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, dan generalization. Dalam pelaksanaannya, pendidik berperan sebagai fasilitator yang membimbing peserta didik untuk menemukan konsep secara mandiri. Peserta didik terlibat aktif dalam setiap tahap pembelajaran, seperti mengamati, berdiskusi, mengumpulkan informasi, hingga menyimpulkan materi. Motivasi belajar peserta didik menunjukkan peningkatan yang ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran, keaktifan dalam bertanya dan berdiskusi, meningkatnya rasa ingin tahu, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, serta kepercayaan diri dalam menyampaikan hasil kerja. Suasana pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada peserta didik turut mendukung tumbuhnya motivasi belajar. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran discovery learning dalam pembelajaran IPAS dapat berjalan dengan baik dan mampu menumbuhkan motivasi belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Bonyokan
PENGARUH MODEL PBL TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Sri Handayani; Nela Rofisian; Putri Zudhah Ferryka
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan daya guna pelaksanaan metode Problem Based Learning pada peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila partisipan didik kelas III sekolah bawah. Latar balik riset ini didasari oleh rendahnya pencapaian belajar partisipan didik yang masih terletak di bawah standar ketuntasan dan pendidikan yang lebih berfokus pada pengajar sehingga partisipan didik menjadi kurang terlibat dalam proses pendidikan. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan tipe kuasi-eksperimen serta kerangka pretest–posttest control group design. Ilustrasi riset melibatkan partisipan didik kelas III SD Negara 1 Gergunung selaku kelas eksperimen dan SD Negara 1 Barenglor selaku kelas kontrol. Metode pengumpulan informasi memakai uji, observasi, serta dokumentasi. Hasil riset menampilkan bahwa rata-rata nilai pretest kelompok eksperimen, yaitu 75,00, bertambah menjadi 81,70 pada posttest; sebaliknya, kelompok kontrol mendapatkan rata-rata nilai pretest 59,80 bertambah menjadi 73,40 pada posttest. Uji t-independent menampilkan hasil skor t hitung sebesar 3,982, lebih tinggi dari t tabel 2,010, dengan tingkatan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga ada perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen serta kelompok kontrol. Implikasi riset ini menunjukkan bahwa metode Problem Based Learning bisa digunakan sebagai alternatif pendidikan inovatif yang mampu meningkatkan keaktifan, keahlian berpikir kritis, dan hasil belajar partisipan didik sekolah bawah.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Erlintang Femy Firdauzy; Isna Rahmawati; Nela Rofisian
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) serta motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran IPAS kelas V SD Negeri 1 Bonyokan Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap proses pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Problem Based Learning (PBL) telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan orientasi peserta didik pada masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, membimbing penyelidikan individu dan kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Dalam pelaksanaannya, pendidik berperan sebagai fasilitator yang membimbing peserta didik dalam memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik terlibat aktif dalam setiap tahap pembelajaran, seperti berdiskusi, mengumpulkan informasi, bekerja sama dalam kelompok, hingga menyampaikan hasil pemecahan masalah. Motivasi belajar peserta didik menunjukkan peningkatan yang ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran, keaktifan dalam bertanya dan berdiskusi, meningkatnya rasa ingin tahu, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, keberanian dalam mengemukakan pendapat, serta kepercayaan diri dalam menyampaikan hasil kerja. Suasana pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik turut mendukung tumbuhnya motivasi belajar. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPAS dapat berjalan dengan baik dan mampu menumbuhkan motivasi belajar peserta didik kelas V SD Negeri 1 Bonyokan