Tingkat pengetahuan merupakan faktor utama dalam mengetahui suatu permasalahan terutama pada tingkat keamanan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi pengetahuan masyarakat terhadap tingkat pengetahuan dan keamanan sirup penurun panas pada Desa Pulutan Kabupaten Boyolali dan Desa Ngringo Indah Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian non parametrik korelasi dengan menggunakan instrumen kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Analisis data dikategorikan menurut kriteria Arikunto (2017) yaitu nilai 81% - 100% amat baik (A), 61% - 80% baik (B), 41% - 60% cukup (C), 21% - 40% kurang (D), <21% sangat kurang (E). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil variabel tingkat pengetahuan Desa Pulutan kriteria cukup (59,4%) dan kurang (40,6%) sedangkan Desa Ngringo Indah kriteria baik (71%) dan kurang (29%), serta pada variabel keamanan sirup penurun panas Desa Pulutan kriteria baik (65,6%) dan kurang (34,4%) sedangkan Desa Ngringo Indah kriteria baik (76,8%) dan kurang (23,2%). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikasi (p.value>0,005). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada perbedaan persepsi tingkat pengetahuan terhadap keamanan sirup penurun panas pada masyarakat di Desa Pulutan Kabupaten Boyolali dan Desa Ngringo Indah Kabupaten Karanganyar.
Copyrights © 2024