Proses pemuatan gula karung manual di CV Bangkit Jaya menimbulkan permasalahan serius terkait kesehatan kerja dan efisiensi operasional. Operator mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs) dan proses kerja mengalami inefisiensi waktu hingga 40–60 menit per truk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain conveyor yang fleksibel dan dapat diperpanjang (extendable) guna mengurangi risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) serta meningkatkan efisiensi operasional dalam proses pemuatan gula karung. Perancangan dilakukan menggunakan pendekatan sistematis Pahl dan Beitz, dengan analisis risiko postur kerja melalui metode OWAS, dan validasi desain menggunakan SolidWorks serta Finite Element Analysis (FEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain konveyor yang diusulkan mampu menurunkan skor risiko MSDs dari kategori 3–4 (berbahaya) menjadi kategori 1–2 (aman). Selain itu, konveyor ini berhasil mempersingkat waktu pemuatan sebesar 50%, dari rata-rata 50 menit menjadi 17 menit 5 detik, dan mengurangi kebutuhan operator dari 5 menjadi 3 orang. Secara finansial, investasi ini menunjukkan kelayakan dengan payback period selama 1,9 tahun. Simulasi FEA juga mengonfirmasi kekuatan struktur dengan faktor keamanan (safety factor) pada rentang 13–289, yang membuktikan bahwa solusi ini layak secara teknis, ergonomis, dan ekonomis untuk diimplementasikan.
Copyrights © 2025