Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa training kit elektropneumatik sebagai solusi terhadap keterbatasan sarana praktik di SMK, khususnya dalam pembelajaran sistem kontrol elektropneumatik. Metode penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang dibatasi pada tiga tahap, yaitu analisis, desain, dan pengembangan. Tahap analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan guru serta analisis kurikulum untuk mengidentifikasi kebutuhan media. Hasilnya menunjukkan adanya kesenjangan antara teori dan praktik karena keterbatasan alat bantu. Pada tahap desain, training kit dirancang menggunakan perangkat lunak SolidWorks, dengan fokus pada modularitas, efisiensi ruang, dan kompatibilitas dengan sistem kontrol PLC. Training kit yang telah dikembangkan kemudian diuji secara teknis menggunakan metode black box testing untuk menilai fungsionalitas daya, input, output, dan sistem PLC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh komponen berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Media ini dinilai layak digunakan sebagai alat bantu praktik di SMK karena mampu merepresentasikan sistem kerja elektropneumatik secara aplikatif dan kontekstual
Copyrights © 2025