Kebutuhan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang Teknik Elektro belum sepenuhnya terpenuhi, sementara sebagian lulusan Pendidikan Teknik Elektro tidak memilih berkarier sebagai guru setelah lulus. Kondisi ini mengindikasikan adanya persoalan dalam penyiapan calon guru, baik dari sisi minat maupun kesiapan profesional. Di sisi lain, mahasiswa umumnya memiliki pemahaman teoritis yang baik, namun masih menghadapi kendala dalam praktik pembelajaran. Padahal, guru SMK dituntut memiliki kompetensi komprehensif, meliputi kompetensi pedagogik kejuruan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis praktik dan proyek; kompetensi profesional berupa penguasaan materi keteknikan elektro seperti instalasi listrik, sistem tenaga, elektronika, dan keselamatan kerja (K3); kompetensi kepribadian berupa sikap disiplin, teliti, dan bertanggung jawab; serta kompetensi sosial dan industri dalam berkomunikasi dan berkolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kesenjangan ini menunjukkan perlunya kajian terhadap kesiapan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Padang dalam menjadi guru SMK yang kompeten dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan mahasiswa secara umum berada pada kategori siap. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa telah memiliki kesiapan yang memadai untuk menjalankan peran sebagai guru SMK, meskipun masih diperlukan penguatan pada beberapa aspek kompetensi agar kesiapan tersebut dapat berkembang secara lebih optimal
Copyrights © 2025