Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan siswa kelas X SMKS Efata dalam menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berisi 50 pernyataan skala Likert yang diberikan kepada 40 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar (88,4%), ketersediaan fasilitas (81,2%), dukungan orang tua (78,7%), lingkungan belajar (85,8%), dan peran guru (94,6%) berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Namun, tingkat keterlambatan siswa dalam menguasai TIK berada pada kategori sedang (59,9%), menandakan bahwa kesiapan belajar belum merata sepenuhnya. Temuan ini menguatkan teori Kesiapan Belajar yang menyatakan bahwa keberhasilan belajar dipengaruhi oleh kesiapan fisik, mental, dan lingkungan belajar peserta didik. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi sekolah dalam meningkatkan kesiapan belajar siswa.
Copyrights © 2025