Minat literasi generasi era digitalisasi menjadi tantangan bagi semua pendidik maupun orang tua. Anak-anak lebih senang menggunakan handphone bukan untuk literasi namun untuk bermain game dan menonton youtube. Kecanduan mereka terhadap handphone berdampak pada karakter baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini berusaha untuk merubah perilaku anak-anak dan mengajak mereka semua untuk mencintai literasi. Khususnya literasi studi tokoh Islam sebagai figur teladan dalam berperilaku. Metode pelaksanaan adalah pendidikan di sekolah. Tahap pertama persiapan kunjungan dan dilanjutkan melakukan pre test pada siswa. Tahap kedua sosialisasi menarik minat literasi, tata cara literasi dan literasi studi tokoh. Tahap ketiga post test menggali minat dan potensi siswa berliterasi. Tahap keempat, pendampingan pada siswa terkait dengan literasi studi tokoh Islam dengan mengenalkan pendiri Muhamamdiyah, pendiri NU, tokoh-tokoh Islam lainnya dan tokoh pendidikan. Tahap kelima, evaluasi kegiatan pelaksanaan mulai pertama sampai akhir. Hasil kegiatan ini merubah pola pikir siswa menjadi cerdas, tokoh Islam sebagai figur berkarakter yang perlu ditiru dan diteladani akhlaknya, kecerdasannya, dan perjuangannya. Akhirnya siswa dituntut untuk mengikuti keteladanan tokoh yang kuat dan tangguh serta mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2024