Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi mahasiswa Kristen di era digital, khususnya dalam mempertahankan iman, karakter, dan identitas rohani di tengah perkembangan teknologi yang pesat serta lemahnya relasi pribadi dengan Kristus berpotensi memengaruhi pertumbuhan rohani dan pembentukan karakter mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan makna keselamatan dalam Kristus, mendorong pertumbuhan rohani yang berkelanjutan, serta mengkaji transformasi karakter sebagai buah dari keselamatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan tiga tahapan yaitu observasi, pembinaan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman keselamatan yang benar mampu meningkatkan kesadaran identitas diri dalam Kristus, memperkuat kehidupan rohani, serta mendorong perubahan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pembinaan iman berbasis keselamatan dalam Kristus berperan penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas, bertanggung jawab, dan siap menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat digital.
Copyrights © 2026