DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Vol 10, No 1 (2026): Article in Press

Dari Wacana ke Praktik: Pembacaan Pedagogi Naratif atas Penggunaan Kisah dalam Pembelajaran PAI di SMA Kabupaten Bandung

Fayed Fauzan Al-Muta'aliyah (Institut Agama Islam Persis Bandung)
Lalan Sahlani (Institut Agama Islam Persis Bandung)
Joyce Bulan Basrawy (Institut Agama Islam Persis Bandung)



Article Info

Publish Date
25 Apr 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis wacana dan praktik guru PAI dalam menggunakan kisah pada pembelajaran di tingkat SMA. Subjek penelitian ini adalah guru PAI di SMA Kabupaten Bandung yang dipilih secara purposif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik dengan mengintegrasikan pedagogi naratif Jerome Bruner dan teori tashwīr fannī Sayyid Qutb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara wacana guru memahami kisah sebagai sarana pembentukan nilai dan akhlak. Namun, dalam praktik, kisah lebih sering digunakan sebagai materi ajar yang disampaikan secara monologis. Kisah belum dimanfaatkan sebagai metode pedagogis yang mendorong dialog, refleksi, dan keterlibatan emosional peserta didik. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan antara pemahaman normatif dan praktik pedagogis serta pentingnya pengembangan pembelajaran PAI berbasis kisah yang lebih reflektif dan dialogis. From theory to practice: The implementation of narrative pedagogy in Islamic Religious Education at high schools in Bandung Regency Abstract: This study aims to critically analyze Islamic Religious Education (ISE) teachers' discourse and practices in using stories in high school learning. This study employed a qualitative approach with a critical-interpretive design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis, then analyzed thematically by integrating Jerome Bruner's narrative pedagogy and Sayyid Qutb's tashwīr fannī theory. The results indicate that teachers discursively understand stories as a means of developing values and morals. However, in practice, stories are more often used as teaching materials delivered monologically. Stories have not been utilized as a pedagogical method that encourages dialogue, reflection, and emotional engagement in students. These findings highlight the gap between normative understanding and pedagogical practice and the importance of developing more reflective and dialogical story-based ISE learning.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jdc

Publisher

Subject

Humanities Education Mathematics Social Sciences Other

Description

DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, Agustus dan Desember P-ISSN 2581-1843, E-ISSN 2581-1835. Jurnal mencakup penelitian dan gagasan ilmiah tentang ilmu pendidikan, pendidikan ilmu ...