Tujuan studi ini adalah untuk mempergunakan paradigma PBL pada kelas Bahasa Indonesia di SD Katolik St. Joseph Sarongsong dalam upaya memaksimalkan hasil belajar siswa kelas IV pada topik penentuan karakter cerita. Secara khusus, PTK digunakan, sebuah proses dua siklus yang meliputi langkah-langkah berikut: persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. 13 siswa kelas IV, 7 laki-laki dan 6 perempuan, dari SD Katolik St. Joseph Sarongsong berpartisipasi dalam studi ini. Analisis persentase kelengkapan klasik digunakan untuk analisis data, sementara observasi dan peralatan uji digunakan untuk pengumpulan data. Temuan studi ini mendukung gagasan bahwa pendekatan PBL bisa memaksimalkan prestasi siswa. Tingkat kelengkapan pembelajaran klasik pada domain kognitif adalah 38,46% di siklus I, kurang dari standar kelengkapan yang ditetapkan; namun, meningkat menjadi 92,30% di siklus II, memenuhi atau melebihi harapan. Sikap siswa Siklus II meningkat menjadi ideal di bidang emosional, tetapi sikap siswa Siklus I tetap di bawah standar. Persentase siswa yang menampilkan peningkatan keterampilan psikomotorik mereka meningkat dari 60,89 % menjadi 83,33% di siklus II. Jadi, dapat dikatakan jika implementtasi model PBL bisa memaksimalkan hasil belajar siswa di pelajaran Bahasa Indonesia materi menentukan tokoh cerita di SD Katolik St. Joseph Sarongsong kelas IV.
Copyrights © 2026