Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia di Kelas IV SD Katolik St. Joseph Sarongsong Meske Margaretha Maay; Mersty Elisabeth Rindengan; Non Norma Monigir
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 3 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i3.4330

Abstract

Tujuan studi ini adalah untuk mempergunakan paradigma PBL pada kelas Bahasa Indonesia di SD Katolik St. Joseph Sarongsong dalam upaya memaksimalkan hasil belajar siswa kelas IV pada topik penentuan karakter cerita. Secara khusus, PTK digunakan, sebuah proses dua siklus yang meliputi langkah-langkah berikut: persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. 13 siswa kelas IV, 7 laki-laki dan 6 perempuan, dari SD Katolik St. Joseph Sarongsong berpartisipasi dalam studi ini. Analisis persentase kelengkapan klasik digunakan untuk analisis data, sementara observasi dan peralatan uji digunakan untuk pengumpulan data. Temuan studi ini mendukung gagasan bahwa pendekatan PBL bisa memaksimalkan prestasi siswa. Tingkat kelengkapan pembelajaran klasik pada domain kognitif adalah 38,46% di siklus I, kurang dari standar kelengkapan yang ditetapkan; namun, meningkat menjadi 92,30% di siklus II, memenuhi atau melebihi harapan. Sikap siswa Siklus II meningkat menjadi ideal di bidang emosional, tetapi sikap siswa Siklus I tetap di bawah standar. Persentase siswa yang menampilkan peningkatan keterampilan psikomotorik mereka meningkat dari 60,89 % menjadi 83,33% di siklus II. Jadi, dapat dikatakan jika implementtasi model PBL bisa memaksimalkan hasil belajar siswa di pelajaran Bahasa Indonesia materi menentukan tokoh cerita di SD Katolik St. Joseph Sarongsong kelas IV.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Cerita Pendek di Kelas IV SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan Melytasya Lagumbang; Mersty Elisabeth Rindengan; Juliana Kristiana Tagupia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.279

Abstract

Tujuan dari kajian ini ialah untuk meningkatkan kompetensi membaca cerita pendek di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan kelas IV dalam pelajaran bahasa Indonesia dengan mempergunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition. Metode kajian yang dipergunakan ialah metode PTK yang tersusun atas 2 siklus, tiap siklus tersusun atas empat tahapan diantaranya mulai dari perencanaan sampai refleksi. Subjek kajian ini ialah keseluruhan siswa kelas empat di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, jumlahnya 18 peserta didik yakni 7 perempuan dan 11 laki-laki. Teknik dalam mengumpulkan data mempergunakan lembar observasi serta instrument untuk menilai kompetensi membaca cerita pendek. Teknik analisa data yang dipergunakan ialah teknik menganalisa perhitungan persentase nilai ketuntasan belajar. Elemen yang dinilai diantaranya, (1) lafal, (2) intonasi, (3) kelancaran. Hasil penelitian membuktikan jika di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, keterampilan membaca cerita pendek siswa kelas IV pada siklus I ialah 44,44% serta di siklus II ialah 88,88%. Oleh karenanya, penggunaan model pembelajaran CIRC dalam pengajaran membaca cerita pendek bisa dipergunakan dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Cerita Pendek di Kelas IV SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan Melytasya Lagumbang; Mersty Elisabeth Rindengan; Juliana Kristiana Tagupia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.279

Abstract

Tujuan dari kajian ini ialah untuk meningkatkan kompetensi membaca cerita pendek di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan kelas IV dalam pelajaran bahasa Indonesia dengan mempergunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition. Metode kajian yang dipergunakan ialah metode PTK yang tersusun atas 2 siklus, tiap siklus tersusun atas empat tahapan diantaranya mulai dari perencanaan sampai refleksi. Subjek kajian ini ialah keseluruhan siswa kelas empat di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, jumlahnya 18 peserta didik yakni 7 perempuan dan 11 laki-laki. Teknik dalam mengumpulkan data mempergunakan lembar observasi serta instrument untuk menilai kompetensi membaca cerita pendek. Teknik analisa data yang dipergunakan ialah teknik menganalisa perhitungan persentase nilai ketuntasan belajar. Elemen yang dinilai diantaranya, (1) lafal, (2) intonasi, (3) kelancaran. Hasil penelitian membuktikan jika di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, keterampilan membaca cerita pendek siswa kelas IV pada siklus I ialah 44,44% serta di siklus II ialah 88,88%. Oleh karenanya, penggunaan model pembelajaran CIRC dalam pengajaran membaca cerita pendek bisa dipergunakan dalam proses pembelajaran.