Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pertumbuhan vegetatif tanaman stroberi (Fragaria ananassa L.) yang berlebihan sehingga dapat menghambat pembentukan bunga dan buah . Pewiwilan merupakan salah satu teknik budidaya yang dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan vegetatif dengan cara memangkas sulur dan daun tua agar energi tanaman terfokus pada pembentukan organ generatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pewiwilan terhadap produksi tanaman stroberi. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 di PT. Kusuma Agrowisata, Kota Batu, menggunakan metode komparatif dengan dua perlakuan, yaitu tanpa pewiwilan dan dengan pewiwilan. Sampel penelitian berjumlah 80 tanaman yang terdiri atas 40 tanaman tanpa pewiwilan dan 40 tanaman dengan pewiwilan. Pengamatan dilakukan selama lima minggu dan data dianalisis secara komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman tanpa pewiwilan memiliki tinggi tanaman lebih tinggi (19,71 cm) dibandingkan tanaman dengan pewiwilan (16,97 cm). Namun, perlakuan pewiwilan menghasilkan pembentukan bunga yang lebih stabil serta jumlah buah lebih tinggi pada minggu ke-5, yaitu 1,87 buah dibandingkan 1,7 buah pada tanaman tanpa pewiwilan. Pewiwilan terbukti mampu meningkatkan efisiensi distribusi nutrisi dan produksi tanaman stroberi melalui pengendalian pertumbuhan vegetatif.
Copyrights © 2026