Bolly, Yovita Yasinta
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Media Tanam Pada Proses Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora) Nunung, Agnes Yuniati; Beja, Henderikus Darwin; Bolly, Yovita Yasinta
Baselang Vol 6, No 1: APRIL 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v6i1.299

Abstract

Tanaman kopi robusta (Coffea canephora) merupakan komoditas perkebunan strategis indonesia yang memerlukan ketersediaan bibit unggul untuk menjaga peningkatan produksi. Permasalahan utama dalam pembibitan adalah penentuan media tanam yang mampu menyediakan nutrisi optimal bagi pertumbuhan bibit kopi. Tujuan dari studi ini adalah mengkaji peran berbagai media tanam dan menentukan media tanam yang paling berpengaruh pada proses pertumbuhan bibit Kopi Robusta. Metode penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pengujian 5 perlakuan media tanam yaitu: P0: Tanah, P1: Tanah + Pasir, P2: Tanah + Sekam Padi, P3: Tanah + Pasir + Bokashi, P4: Tanah + Sekam Padi + Bokashi. Parameter pengamatan adalah tinggi tanaman dan jumlah daun selama empat minggu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam pada proses pertumbuhan bibit kopi robusta (Coffea canephora) memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Hal ini mengindikasikan bahwa secara umum seluruh media tanam tetap berperan sebagai faktor pendukung pertumbuhan, namun pengaruhnya belum tampak secara nyata. Rata-rata pertumbuhan menunjukan media tanah + sekam + bokashi memberikan pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun yang lebih optimal dibanding media lainnya.
Studi Perbandingan Pewiwilan Terhadap Produksi Tanaman Strawberry (Fragaria ananassa L.) Se’do, Maria; Beja, Henderikus Darwin; Bolly, Yovita Yasinta
Baselang Vol 6, No 1: APRIL 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v6i1.303

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pertumbuhan vegetatif tanaman stroberi (Fragaria ananassa L.) yang berlebihan sehingga dapat menghambat pembentukan bunga dan buah . Pewiwilan  merupakan salah satu teknik budidaya yang dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan vegetatif dengan cara memangkas sulur dan daun tua agar energi tanaman terfokus pada pembentukan organ generatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pewiwilan terhadap produksi tanaman stroberi. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 di PT. Kusuma Agrowisata, Kota Batu, menggunakan metode komparatif dengan dua perlakuan, yaitu tanpa pewiwilan dan dengan pewiwilan. Sampel penelitian berjumlah 80 tanaman yang terdiri atas 40 tanaman tanpa pewiwilan dan 40 tanaman dengan pewiwilan. Pengamatan dilakukan selama lima minggu dan data dianalisis secara komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman tanpa pewiwilan memiliki tinggi tanaman lebih tinggi  (19,71 cm) dibandingkan tanaman dengan pewiwilan (16,97 cm). Namun, perlakuan pewiwilan menghasilkan pembentukan bunga yang lebih stabil serta jumlah buah lebih tinggi pada minggu ke-5, yaitu 1,87 buah dibandingkan 1,7 buah pada tanaman tanpa pewiwilan. Pewiwilan terbukti mampu meningkatkan efisiensi distribusi nutrisi dan produksi tanaman stroberi melalui pengendalian pertumbuhan vegetatif.