Peningkatan akses pendidikan dasar di Indonesia belum selalu diikuti dengan pemerataan mutu pendidikan yang holistik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sekolah dasar dalam mewujudkan pendidikan yang mengintegrasikan aspek akademik, karakter, sosial-emosional, dan pemerataan akses bagi semua peserta didik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review terhadap penelitian yang diterbitkan pada periode 2022–2026, terkait manajemen sekolah, pendidikan holistik, pendidikan karakter, inklusivitas, dan kesejahteraan siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen sekolah yang efektif, termasuk kepemimpinan transformasional, perencanaan strategis, tata kelola partisipatif, evaluasi berkelanjutan, serta kolaborasi dengan komunitas, menjadi fondasi utama pendidikan holistik. Integrasi pendidikan karakter dan sosial-emosional melalui pendekatan whole-school, budaya sekolah positif, dan kurikulum yang adaptif terbukti meningkatkan perkembangan siswa secara menyeluruh, baik akademik maupun psikososial. Meskipun demikian, tantangan implementasi masih muncul, seperti keterbatasan kompetensi guru, inkonsistensi kebijakan, ketidakmerataan sumber daya, dan hambatan sistemik, terutama di daerah terpencil. Kesimpulannya, keberhasilan pendidikan holistik menuntut manajemen sekolah yang sistematis, inklusif, dan kolaboratif, serta komitmen kolektif antara kepala sekolah, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah untuk memastikan pemerataan, keberlanjutan, dan mutu pendidikan yang utuh di sekolah dasar.
Copyrights © 2026