Literasi matematika dan literasi sains merupakan kompetensi fundamental di abad 21, namun capaian siswa Indonesia dalam asesmen internasional seperti PISA masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan literasi matematika dan literasi sains pada lintas jenjang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 21 artikel yang relevan dalam rentang tahun 2019-2024. Hasil penelitian menunjukkan literasi matematika dipengaruhi oleh kemampuan verbal, numerik, kecerdasan emosional, kemandirian belajar, dan model pembelajaran kontekstual seperti RME. Sementara itu, literasi sains dipengaruhi oleh model pembelajaran inovatif seperti PjBL, PLGI, dan STEM, media digital, serta aspek afektif seperti minat dan efikasi diri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan literasi matematika dan literasi sains memerlukan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan kemampuan kognitif, afektif, teknologi, dan model pembelajaran inovatif. Hasil ini penting karena dapat dijadikan dasar penguatan kurikulum dan perencanaan intervensi pembelajaran yang lebih efektif.
Copyrights © 2026