Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi bauran pemasaran (marketing mix) dalam merespons tren konsumsi Generasi Z di wilayah Mojokerto dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus dan tinjauan literatur sistematis. Fenomena pergeseran perilaku konsumen digital native yang menuntut kecepatan, transparansi harga, serta autentisitas lokal menjadi latar belakang utama perlunya transformasi pada pilar tradisional 4P (Product, Price, Place, Promotion) menjadi ekosistem yang lebih interaktif dan berbasis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha di Mojokerto mulai mengadopsi pola konsumsi "phygital", di mana produk dikemas dengan estetika modern namun tetap menonjolkan identitas daerah, distribusi diperluas melalui kanal omnichannel, dan promosi bergeser ke konten kreatif media sosial yang melibatkan local influencer. Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan relevansi bisnis di pasar lokal sangat bergantung pada sinergi antara pemanfaatan teknologi digital dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal yang mampu membangun hubungan emosional jangka panjang dengan Generasi Z.
Copyrights © 2026