Artikel ini menjawab kesenjangan antara pemahaman dan perilaku etika Kristen di sekolah dasar. Tujuannya adalah mendeskripsikan best practice layanan bimbingan konseling individual melalui studi kualitatif dengan teknik wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konseling integratif yang memadukan storytelling biblika (konseling naratif) dengan intervensi spiritual seperti doa, terbukti efektif dalam mengatasi masalah etis siswa. Keberhasilan ini didasari oleh rapport kuat yang dibangun melalui konsistensi guru sebagai model peran. Disimpulkan bahwa praktik baik ini mampu secara efektif mentransformasikan pemahaman etika menjadi perilaku yang terinternalisasi. Model ini menawarkan kerangka kerja teruji, personal, dan spiritual yang dapat direplikasi untuk meningkatkan pembinaan karakter di sekolah lain.
Copyrights © 2025