Ecotherapy healing forest (EHF) merupakan ekowisata minat khusus untuk program intervensi nonfarmakologis dan memperbaiki kesehatan mental (depresi, kecemasan, stres) menggunakan atraksi lingkungan alami sebagai penunjang terapi. Manfaatnya untuk menurunkan tingkat kejenuhan, depresi/kecemasan/stress, sehingga meningkatkan produktivitas dan kesehatan melalui panca indera, sehingga lingkungan terjaga, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat meningkat, selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini dilakukan di Kawasan TWA Gunung Kelam, Kabupaten Sintang. Waktu pengambilan data bulan Agustus 2023 – Januari 2024. Lokasi ditentukan secara purposive dengan mempertimbangkan (1) ± sekitar 20 Km dari kota Sintang; (2) Tempat terjangkau; (3) waktu tempuh ± 30 menit dengan menggunakan kendaraan pribadi; (4) memiliki obyek wisata alam yang eksotis. Metode yang digunakan adalah identifikasi tapak pada jalur yang telah tersedia dan terbagi menjadi 6 titik pengukuran dengan panjang keseluruhan jarak tracking ± 3,9 km dan luasan lahan ± 8 Ha, meliputi pengukuran: (1) pengukuran vegetasi (2) mikroklimat (3) tingkat kebisingan (4) kecepatan angin (5) kandungan ion negatif; dan rekomendasi desain untuk site of ecotherapy healing forest. Berdasarkan hasil analisis identifikasi tapak, persepsi dan preferensi masyarakat, daya dukung tapak, kenyamanan termal dan rekomendasi desain site, maka wilayah konservasi Taman Wisata Alam Gunung Kelam Sintang, sangat representatif untuk menjadi site of ecotherapy healing forest.
Copyrights © 2026