Penelitian ini mengkaji pengaruh aktivitas pasar tradisional terhadap pendapatan masyarakat di Desa Hiliwaele, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat. Penelitian menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan melibatkan 75 responden yang terdiri atas pedagang, pekerja pasar, pembeli, dan pelaku UMKM. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Pada naskah hasil pengembangan ini, statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana disajikan secara konsisten berdasarkan tabel skor responden yang tercantum dalam naskah awal. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel pasar tradisional memiliki rerata 80,17, sedangkan variabel pendapatan masyarakat memiliki rerata 76,76. Terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara kedua variabel (r = 0,937; p < 0,001). Analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa pasar tradisional berpengaruh positif terhadap pendapatan masyarakat (b = 0,907; t = 22,898; p < 0,001), dengan kontribusi penjelasan sebesar 87,8% (R² = 0,878). Temuan ini menegaskan bahwa pasar tradisional di Hiliwaele tidak hanya berfungsi sebagai ruang transaksi, tetapi juga sebagai simpul ekonomi lokal yang menopang perputaran pendapatan, pertumbuhan usaha kecil, dan keberlanjutan penghidupan masyarakat. Karena itu, penguatan tata kelola pasar, fasilitas, kebersihan, aksesibilitas, dan pemberdayaan pedagang menjadi agenda penting untuk mengoptimalkan kontribusi pasar terhadap pembangunan ekonomi desa.
Copyrights © 2026