Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap ekologis 25 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pasangkayu, yang terdiri dari 17 laki-laki dan 8 perempuan, terhadap materi pemanasan global. Sikap ekologis dipahami sebagai bentuk kepedulian siswa terhadap isu-isu lingkungan yang ditunjukkan melalui ranah afektif berdasarkan taksonomi Bloom. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket sikap ekologis dan wawancara. Instrumen angket terdiri atas 30 pernyataan skala Likert yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis secara kualitatif berdasarkan persentase skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap ekologis siswa adalah cukup baik dengan skor 65,73%. Berdasarkan indikator, skor tertinggi adalah penerimaan (77,50%) dan terendah adalah karakterisasi (56,50%). Berdasarkan gender, skor siswa perempuan lebih tinggi (68.13%) dibandingkan dengan siswa laki-laki (64.95%). Temuan ini menunjukkan pentingnya meningkatkan sikap ekologis siswa yang lebih baik melalui pembelajaran holistik tanpa membedakan peran laki-laki dan perempuan. Diharapkan guru menggunakan pendekatan ekopedagogi dalam menguatkan pembentukan karakter ekologis siswa laki-laki dan perempuan.
Copyrights © 2026