Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi produksi usahatani jagung pada lahan berlereng di Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan data primer yang diperoleh dari 72 petani jagung melalui metode survei. Analisis data dilakukan menggunakan fungsi produksi stochastic frontier yang diestimasi dengan metode Maximum Likelihood Estimasi (MLE) untuk mengetahui pengaruh masing-masing faktor produksi terhadap tingkat produksi jagung. Faktor produksi yang dianalisis meliputi luas lahan, benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja, dan tingkat kemiringan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan dan benih berpengaruh nyata dan positif terhadap produksi jagung, sedangkan pupuk, pestisida, tenaga kerja, dan tingkat kemiringan lahan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan produksi jagung pada lahan berlereng lebih dipengaruhi oleh optimalisasi penggunaan luas lahan dan benih dibandingkan dengan penambahan input lainnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi petani dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi peningkatan produksi usahatani jagung pada lahan berlereng.
Copyrights © 2026