Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadits-hadits Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan konsep staffing (tauzhif) serta merumuskan implikasinya dalam manajemen pendidikan Islam. Staffing merupakan salah satu fungsi penting dalam manajemen yang mencakup proses rekrutmen, seleksi, penempatan, dan evaluasi sumber daya manusia. Dalam perspektif Islam, konsep tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek profesionalitas, tetapi juga mengandung dimensi moral dan spiritual yang bersumber dari Sunnah Nabi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan metode kualitatif deskriptif-analitis dan pendekatan tematik (maudhu’i) dalam kajian hadits. Sumber data primer berasal dari kitab-kitab hadits mu’tabar seperti Sahih al-Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, dan Jami at-Tirmidzi, serta didukung oleh literatur manajemen pendidikan Islam sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadits-hadits Nabi menegaskan prinsip amanah, larangan meminta jabatan, kompetensi (quwwah), serta tanggung jawab dan akuntabilitas sebagai dasar dalam pengelolaan sumber daya manusia. Prinsip-prinsip tersebut dapat diformulasikan menjadi model staffing pendidikan Islam yang integratif antara profesionalisme manajerial dan nilai-nilai spiritual. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian manajemen pendidikan Islam berbasis hadits serta memberikan landasan normatif bagi pengelolaan tenaga pendidik yang amanah, adil, dan profesional.
Copyrights © 2026