Kemampuan menulis sesuai kaidah bahasa Indonesia merupakan kompetensi dasar yang penting bagi siswa menengah pertama. Namun, dalam praktiknya, sering kali ditemukan ketidaksesuaian antara hasil tulisan siswa dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) atau EYDPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan ejaan dalam menulis teks prosedur siswa kelas VII SMPN 26 Tanjung Jabung Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Data penelitian berupa hasil kerja siswa menulis teks prosedur yang ditinjau dari aspek yaitu, pemakaian kata, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan teknik catat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 73 data kesalahan dengan total 145 bentuk kesalahan ejaan. Kesalahan tersebut terdiri atas kesalahan pemakaian huruf sebanyak 132 bentuk, kesalahan penulisan kata sebanyak 4 bentuk, dan kesalahan penggunaan tanda baca sebanyak 9 bentuk. Kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan pemakaian huruf, terutama penggunaan huruf kapital pada awal kalimat. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam menerapkan kaidah ejaan bahasa Indonesia secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih intensif dan latihan menulis secara berkelanjutan agar kemampuan menulis siswa sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dapat meningkat.
Copyrights © 2026