AbstrakKegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan bahwa kenyataan di lapangan terdapat beberapa sekolah yang menyajikan pelajaran matematika di kelas kurang bervariasi dalam penggunaan media pembelajaran, hal ini menyebabkan siswa hanya menguasai materi yang diberikan tanpa mengetahui konsep materi tersebut. Pada sekolah dasar, siswa sudah belajar tentang operasi hitung pada bilangan bulat positif dan negatif. Pada materi operasi hitung bilangan bulat, siswa kesulitan dalam memahami simbol positif dan negatif pada bilangan bulat apabila dikenai sebuah operasi hitung. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini untuk memberikan gambaran kepada siswa bahwa penyampaian pembelajaran matematika pada materi operasi bilangan bulat dapat memanfaatkan ubin lantai kelas sebagai garis bilangan untuk mempermudah siswa dalam menyelesaiakan operasi bilangan bulat positif dan negatif dan juga dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Sukaharja II dan SDN Telukjambe II, Kabupaten Karawang, Jawa Barat dengan jumlah 70 siswa dari kedua sekolah tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi empat tahap, yaitu: identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat dan memperagakan alat peraga garis bilangan dengan memanfaatkan ubin lantai kelas, sehingga kegiatan ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Siswa sangat tertarik dan antusias dalam mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi dan kreativitas siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika di kelas. Dengan meningkatnya motivasi dan kreativitas siswa sehingga dapat meningkatkan kemampuan matematis siswa pada materi bilangan bulat. Kata kunci: operasi bilangan bulat; garis bilangan; ubin lantai kelas. AbstractThis community service activity is motivated by the problem that in reality in the field there are several schools that present mathematics lessons in class with less variety in the use of learning media, this causes students to only master the material given without understanding the concept of the material. In elementary school, students have learned about arithmetic operations on positive and negative integers. In the material on arithmetic operations on integers, students have difficulty understanding the positive and negative symbols in integers when subjected to an arithmetic operation. The purpose of this community service is to provide an overview to students that the delivery of mathematics learning on the material on integer operations can utilize classroom floor tiles as number lines to make it easier for students to complete positive and negative integer operations and can also create a fun learning atmosphere. This activity was carried out at SDN Sukaharja II and SDN Telukjambe II, Karawang Regency, West Java with a total of 70 students from the two schools. The method of implementing this activity includes four stages, namely: problem identification, planning, implementation and evaluation. This activity can improve students' ability to create and demonstrate number line props using classroom floor tiles, thereby improving student learning outcomes. Students are very interested and enthusiastic in participating in each activity. This activity also increases student motivation and creativity in participating in mathematics learning in class. By increasing student motivation and creativity, students can improve their mathematical abilities in the topic of integers. Keywords: integer operations; number line; classroom floor tiles.
Copyrights © 2026