Maraknnya kasus bullying saat ini menjadi perhatian dalam dunia pendidikan untuk membentuk lingkungan belajar yang nyaman bagi anak. Kasus bullying dapat berdampak pada kepercayaan diri dan interaksi sosial korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program anti-bullying dengan penugasan kelompok dalam meningkatkan rasa percaya diri dan interaksi sosial siswa sekolah dasar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi yang menjadi fokus adalah siswa kelas 5 SDI Darussalam Cikunir yang berjumlah 46 Siswa. Sampel penelitian digunakan yaitu sampling jenuh. Jadi semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif menggunakan rumus persentase rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan perilaku bullying di sekolah, baik itu bullying secara verbal, psikologis, dan fisik. Hasil implementasi program anti bullying melalui penugasan kelompok diperoleh efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan interaksi sosial siswa di Sekolah Dasar Islam Darussalam Cikunir. Dengan demikian, program ini diharapkan tetap bisa dijalankan dan dijaga untuk membentuk lingkungan pembelajaran yang nyaman bagi peserta didik di sekolah.
Copyrights © 2026