Pembelajaran IPAS kelas IV pada materi Kekayaan Budaya Indonesia di SD Negeri Bringin 01 Kota Semarang masih menghadapi permasalahan berupa keterbatasan media pembelajaran yang berpengaruh pada hasil belajar murid. Pembelajaran IPAS cenderung bersifat hafalan sehingga kurang menarik dan belum mampu meningkatkan keterlibatan murid secara optimal. Riset ini berorientasi guna menyusun media pembelajaran PERAYASA (Visualisasi Pluralitas Tradisi Nasional) sekaligus memverifikasi validitas maupun efikasinya pada mengoptimalkan hasil belajar IPAS. Investigasi mengaplikasikan prosedur Research and Development (R&D) melalui kerangka ADDIE yang mencakup fase diagnosa, rancangan, pengembangan, penerapan, serta penilaian. Partisipan riset adalah murid kelas IV SD Negeri Bringin 01 Kota Semarang. Teknik pengumpulan data meliputi angket validasi ahli, angket tanggapan guru dan murid, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PERAYASA dinyatakan sangat layak oleh ahli media dan ahli materi. Uji keefektifan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan berdasarkan uji t berpasangan serta nilai N-Gain pada kategori sedang. Berdasarkan temuan tersebut, media pembelajaran PERAYASA direkomendasikan untuk digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar serta dikembangkan lebih lanjut pada materi dan jenjang kelas yang berbeda.
Copyrights © 2026