Penelitian ini mengevaluasi kontribusi daya reaktif kabel tanah tegangan menengah 20 kV jenis XLPE terhadap profil tegangan dan rugi-rugi daya pada sistem distribusi PT PLN (Persero) Kota Subulussalam. Sistem radial dimodelkan dan dianalisis menggunakan metode aliran daya Gauss–Seidel berbasis MATLAB. Data operasional berupa arus, tegangan, faktor daya, dan parameter kabel digunakan untuk menghitung daya aktif, daya reaktif, serta rugi-rugi daya pada setiap bagian sistem. Hasil menunjukkan bahwa sistem beroperasi dalam batas stabilitas tegangan (0,95–1,05 pu). Distribusi beban tidak merata, dimana bagian B memiliki pembebanan tertinggi dan rugi-rugi daya terbesar. Sistem menunjukkan dominasi daya reaktif dengan faktor daya sebesar 0,8. Kontribusi daya reaktif dari kabel tanah mencapai ±7% hingga ±12% dari total daya reaktif sistem akibat sifat kapasitifnya. Rugi-rugi daya pada bagian A, B, dan C masih berada dalam batas normal (2–3%), namun meningkat signifikan pada bus beban akibat akumulasi pembebanan. Temuan ini menunjukkan bahwa kabel tanah tidak hanya berfungsi sebagai penghantar energi listrik, tetapi juga sebagai sumber daya reaktif yang mempengaruhi kinerja sistem distribusi. Oleh karena itu, pengelolaan daya reaktif dan pemerataan beban diperlukan untuk meningkatkan efisiensi sistem tenaga listrik.
Copyrights © 2026