Perkembangan media sosial di era digital menghadirkan peluang baru dalam inovasi pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Pemanfaatan platform berbasis video pendek seperti TikTok berpotensi meningkatkan minat dan keterlibatan peserta didik apabila digunakan secara terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pemanfaatan media sosial TikTok dalam pembelajaran PAI di SMA Muhammadiyah 1 Curup serta menganalisis respons dan tingkat keterlibatan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui observasi proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru PAI dan 20 peserta didik, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok dimanfaatkan dalam tiga bentuk utama, yaitu pembuatan konten edukatif oleh guru, pemanfaatan konten yang relevan sebagai stimulus pembelajaran, serta penugasan proyek pembuatan video oleh peserta didik. Sebanyak 85% peserta didik memberikan respons positif dan menunjukkan peningkatan perhatian, partisipasi diskusi, kreativitas, serta kolaborasi. Penggunaan TikTok juga berkontribusi terhadap penguatan literasi digital dan internalisasi nilai-nilai Islam secara kontekstual. Namun demikian, ditemukan tantangan berupa potensi distraksi, keterbatasan jaringan internet, dan perbedaan kemampuan digital antar peserta didik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa TikTok berpotensi menjadi media pembelajaran inovatif dan efektif dalam pembelajaran PAI apabila direncanakan secara sistematis, diawasi dengan baik, serta tetap terintegrasi dengan nilai-nilai pendidikan Islam.
Copyrights © 2026