Penelitian ini mengkaji dinamika Pancasila sebagai sistem filsafat di era digital, dengan menyoroti bagaimana perkembangan teknologi memengaruhi pemahaman, penerapan, serta internalisasi nilai-nilai utamanya. Melalui kajian pustaka terhadap 40 sumber ilmiah terbitan 2021–2025, penelitian ini menemukan sejumlah tantangan seperti misinformasi, individualisme digital, degradasi etika komunikasi, serta ketimpangan yang muncul dalam ekosistem ekonomi digital. Analisis menunjukkan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai kerangka etika bagi warga digital, penguatan karakter, serta tata kelola sosial ekonomi berbasis teknologi. Studi ini menegaskan pentingnya strategi adaptif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam literasi digital, pendidikan moral, dan pengembangan kebijakan publik, sehingga kemajuan teknologi tetap sejalan dengan martabat manusia, keadilan, dan persatuan bangsa. Secara keseluruhan, era digital menghadirkan peluang sekaligus risiko yang menuntut penguatan Pancasila sebagai fondasi filosofis yang hidup dalam masyarakat Indonesia modern.
Copyrights © 2025