This study aims to develop a contextual Christian educational theology model for Generation Alpha in the digital era. The background arises from the tendency of Christian education to become technologically instrumental without strong theological grounding. Employing a theological qualitative approach and library research method, this study introduces four new theological concepts: Digital Incarnation, Cyber-Pneumatology, Virtual Sacramental Praxis, and Digital Missiology. These concepts establish a framework of Christian educational theology that understands the digital sphere as a locus of God’s presence and a space for incarnational faith practice. The findings reveal that Christian education must move beyond mere technological adaptation toward an incarnational praxis that manifests Christ in virtual spaces. This model offers a novel theological contribution to contemporary Christian education discourse and provides a relevant foundation for developing Christian school curricula and spirituality in the digital era. Keywords: Christian Education, Generation Alpha, Digital Era, Christian School AbstrakLatar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena perubahan paradigma pendidikan Kristen yang cenderung teknologis-instrumental, tanpa fondasi teologis yang kuat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model sekolah pendidikan Kristen yang kontekstual bagi anak Generasi Alfa di tengah pesatnya perkembangan era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif teologis dan metode studi kepustakaan, penelitian ini menawarkan empat gagasan teologis baru: inkarnasi digital, pneumatologi siber, virtual sacramental praxis, dan digital missiology. Keempat konsep tersebut membentuk kerangka teologi pendidikan Kristen yang memandang ruang digital sebagai tempat kehadiran Allah dan praksis iman yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Kristen harus bergerak dari sekadar adaptasi teknologi menuju praksis inkarnasional yang menghadirkan Kristus dalam dunia maya. Model ini memberikan kontribusi teologis baru bagi wacana pendidikan Kristen, serta relevan bagi pengembangan kurikulum dan spiritualitas sekolah Kristen pada anak generasi alfa di era digital . Kata Kunci: Pendidikan Kristen, Generasi Alfa, Era Digital, Sekolah Kristen
Copyrights © 2026