Penelitian ini bertujuan merekonstruksi realitas sosioekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah yang direpresentasikan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan melalui analisis pendekatan mimetik M.H. Abrams. Desain penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca-catat, serta analisis teks secara heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian secara signifikan mengungkap empat aspek mimesis empiris: taktik bertahan hidup di tengah himpitan kemiskinan struktural, pragmatisme asmara kaum proletar yang dilandasi solidaritas kelas, perjuangan mobilitas sosial vertikal melalui jalur pendidikan, serta mikrodinamika relasi kuasa dalam birokrasi tingkat akar rumput. Realitas naratif tersebut mengonfirmasi adanya fenomena "internalisasi kemiskinan" pada kehidupan kelas pekerja era 80-90an. Sebagai simpulan, teks sastra ini tidak beroperasi sekadar sebagai fiksi didaktis-moralis, melainkan wujud "dokumentasi resiliensi aktif". Novel ini secara presisi merekam ketahanan psikologis kaum marginal, sekaligus merevisi pandangan mimetik pasif tradisional dengan membuktikan bahwa sastra pop-biografis mampu menjadi instrumen sosiologis yang tajam dalam memotret ketimpangan kelas secara empiris.
Copyrights © 2026