Keselamatan pasien adalah isu global krusial, di mana 1 dari 10 pasien mengalami kejadian tidak diinginkan di rumah sakit, dan 50% di antaranya dapat dicegah melalui kepatuhan terhadap standar. Di Indonesia, Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) menjadi indikator utama mutu pelayanan, namun kepatuhan perawat masih bervariasi. Tujuan: Menganalisis faktor pengetahuan, sikap, motivasi, budaya keselamatan, dukungan pimpinan, supervisi, ketersediaan fasilitas, dan beban kerja terhadap kepatuhan perawat dalam implementasi SKP. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 122 perawat dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Faktor yang berhubungan signifikan (p=0,000) dengan kepatuhan adalah sikap, budaya keselamatan pasien, dukungan pimpinan, supervisi, dan ketersediaan fasilitas.Beban kerja ditemukan tidak berhubungan signifikan (p=0,276).Seluruh responden (100%) memiliki pengetahuan baik, namun kepatuhan hanya mencapai 50% kategori baik, menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan praktik. Kepatuhan perawat lebih dipengaruhi oleh faktor sistem dan lingkungan kerja dibandingkan sekadar aspek kognitif. Diperlukan penguatan budaya keselamatan, supervisi, dan dukungan organisasi untuk meningkatkan keselamatan pasien secara berkelanjutan. Kata Kunci : Kepatuhan Perawat, Sasaran Keselamatan Pasien
Copyrights © 2026