Keterampilan menulis melibatkan pemahaman tentang bahasa, struktur teks, dan kemampuan menyampaikan gagasan. Salah satu materi bahasa Indonesia di kelas VII C adalah teks cerita fantasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) proses penerapan media pembelajaran Storybird untuk meningkatkan keterampilan menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII C di SMPN 2 Kendit; dan (2) peningkatan keterampilan menulis teks cerita fantasi setelah diterapkannya media pembelajaran Storybird pada siswa kelas VII C di SMPN 2 Kendit. Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru bahasa Indonesia dikatakan bahwa keterampilan menulis teks cerita fantasi pada siswa kelas VII C masih tergolong rendah. Temuan tersebut dibuktikan dari kegiatan prasiklus, yakni sebanyak 13 siswa (41,93%) yang tuntas dan 18 siswa (58,06%) dinyatakan belum tuntas secara klasikal. Maka dari itu, siklus 1 dilakukan sebagai tindakan solusi dengan menerapkan media pembelajaran Storybird dalam menulis. Pada siklus 1, diketahui sebanyak 18 siswa (58,06%) yang tuntas dan 13 siswa (41,93%) yang belum tuntas secara klasikal. Siklus 2 dilakukan untuk memperbaiki hasil refleksi siklus 1 yang masih terdapat permasalahan dalam menulis. Pada siklus 2, diketahui nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yaitu sebanyak 29 siswa (93,54%) mencapai ketuntasan belajar klasikal dengan nilai ≥75. Temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran Storybird untuk meningkatkan keterampilan menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII C mengalami peningkatan dan dikatakan berhasil.
Copyrights © 2026