Literasi keuangan sejak usia dini penting untuk membentuk perilaku pengelolaan uang yang bertanggung jawab. Namun hasil observasi di SDN 1 Palarahi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menggunakan uang saku untuk konsumsi harian tanpa perencanaan serta belum memiliki kebiasaan menabung secara terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menumbuhkan pemahaman dan kebiasaan menabung melalui pendekatan edukasi partisipatif berbasis simulasi perencanaan uang saku. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Agustus–04 September 2025 dengan melibatkan siswa sekolah dasar melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyuluhan partisipatif, pelatihan simulasi perencanaan tabungan, serta refleksi evaluatif. Dalam kegiatan ini siswa diajak menghitung akumulasi tabungan harian dan mingguan serta menentukan tujuan finansial sederhana yang relevan dengan kebutuhan mereka. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pemahaman siswa dari sekadar mengetahui makna menabung menjadi memahami pentingnya menyisihkan uang secara konsisten untuk tujuan tertentu. Selain itu terjadi peningkatan partisipasi siswa dalam diskusi kelas serta munculnya kesadaran untuk merencanakan penggunaan uang saku secara lebih bijak. Pendekatan edukasi berbasis partisipasi dan pengalaman langsung terbukti efektif dalam memperkenalkan literasi keuangan sekaligus menumbuhkan karakter disiplin dan pengendalian diri pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026