Dismenore adalah nyeri yang dirasakan setiap wanita, terutama setiap periode menstruasi. Apabila dismenore tidak diatasi, akan menyebabkan komplikasi fisik, meliputi nyeri, mual, diare atau konstipasi, kram, komplikasi psikologis, meliputi depresi, kecemasan dan emosional serta komplikasi lainnya meliputi penurunan kualitas hidup, infertilitas dan disfungsi seksual. Salah satu intervensi untuk menurunkan nyeri pada remaja dengan dismenore adalah terapi kompres bawang merah. Hal ini karena bawang merah mengandung kandungan penting seperti allicin, flavonoid dan kaempferol, yang berperan menurunkan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan terapi kompres bawang merah dalam menurunkan skala nyeri pada remaja putri dengan dismenore. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi dan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Penelitian ini melibatkan dua remaja putri yang menderita dismenore primer dengan skala nyeri pada kategori sedang (4-6). Hasil penelitian menunjukkan skala nyeri sebelum intervensi pada Subjek I adalah 5 (sedang) dan Subjek II adalah 4 (sedang). Terjadi penurunan skala nyeri setelah pemberian 10 gram bawang merah yang dikompres selama 20 menit dalam dua hari berturut-turut, Subjek I menjadi skala 2 (ringan) dan Subjek II menjadi skala 1 (ringan) setelah intervensi. Terapi kompres bawang merah terbukti efektif dalam menurunkan skala nyeri pada remaja dengan dismenore. Diharapkan terapi kompres bawang merah ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi untuk menurunkan skala nyeri menstruasi pada remaja putri.
Copyrights © 2026