Depresi pada lanjut usia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting karena dapat menurunkan kualitas hidup, memperburuk kerentanan fisik, serta sering kali kurang dikenali pada tingkat pelayanan kesehatan primer. Pengetahuan dan sikap keluarga merupakan faktor yang dapat dimodifikasi dan berpotensi memengaruhi dukungan emosional, deteksi dini, serta tindakan pencegahan pada lanjut usia yang berisiko mengalami depresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan keluarga dan sikap keluarga dengan pencegahan depresi pada lanjut usia di wilayah kerja Puskesmas Juli 2, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 490 anggota keluarga yang memiliki lanjut usia, dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli 2025 dengan menggunakan kuesioner demografi, kuesioner pengetahuan yang terdiri atas 18 item, kuesioner sikap yang terdiri atas 18 item, serta Geriatric Depression Scale-15 (GDS-15) untuk menggambarkan kondisi depresi pada lanjut usia. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji chi-square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–27 tahun sebanyak 39,4%, berjenis kelamin laki-laki sebanyak 58,3%, dan memiliki tingkat pendidikan SMA sebanyak 73,8%. Pengetahuan keluarga sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 45,2%, sedangkan sikap keluarga sebagian besar berada pada kategori positif sebanyak 56,0%. Lanjut usia sebagian besar diklasifikasikan mengalami depresi ringan sebanyak 45,2%. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga dengan pencegahan depresi (p = 0,001) serta antara sikap keluarga dengan pencegahan depresi (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan edukasi berbasis keluarga dan pembentukan sikap yang mendukung dapat berkontribusi terhadap peningkatan pencegahan dan penanganan dini depresi pada lanjut usia di pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2026