Guru perlu melakukan inovasi pembelajaran untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, dinamis penuh semangat dan tantangan. Kenyataan rancangan pembelajaran dianggap menjadi beban guru, hingga menyebabkan guru kurang fokus dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Sebagian besar guru termasuk di SD Muhammadiyah Pakem lebih memilih model pembelajaran konvesional yakni ceramah dan penugasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru kelas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh guru sebagai acuan untuk memperbaiki diri dalam menerapkan metode pembelajarannya menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, serta mengoptimalkan kemampuan belajar peserta didik dengan pendekatan berbasis aset. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan prasiklus, siklus 1 dan 2. Guru mencoba metode pendekatan berbasis aset untuk merancang pembelajaran.didampingi oleh kepala sekolah sebagai rekan lesson study (penilai luar yang independen). Hasilnya diperoleh pendekatan berbasis aset dapat mengorganisasikan kompetisi dan sumberdaya yang dimiliki, tidak fokus pada kekurangan tetapi berpikir tentang kesuksesan yang telah diraih dan kekuatan untuk meningkatkan pembelajaran yang menyenangkan.
Copyrights © 2025