Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi budaya Lampung di tengah masyarakat. Program ini berfokus pada pelestarian tradisi lisan Pepaccogh sebagai sastra lisan khas Lampung yang berasal dari Desa Negeri Katon Kabupaten Peswaran. Pepaccogh sarat nilai moral, adat, dan identitas budaya. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan melibatkan masyarakat, pemuda, dan tokoh adat setempat. Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, praktik membaca Pepaccogh, pendampingan, serta evaluasi hasil pelatihan dengan menggunakan instrumen. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata keseluruhan 4,17 (kategori tinggi), yang mencerminkan peningkatan signifikan dalam literasi budaya peserta. Indikator dengan skor tertinggi (4,38) terdapat pada pernyataan “Pelatihan ini memberikan pengalaman berharga bagi saya dalam memahami budaya Lampung”, sedangkan skor terendah (3,75) muncul pada pernyataan “Saya dapat menjelaskan kembali apa itu Pepaccogh kepada orang lain.” Hal ini mengindikasikan perlunya penguatan kemampuan komunikasi budaya agar peserta lebih siap menjadi agen pelestari. Selain luaran berupa peningkatan kapasitas individu, kegiatan menghasilkan dokumentasi digital dan publikasi media sebagai bentuk keberlanjutan program. Secara keseluruhan, pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis budaya lokal efektif menumbuhkan kesadaran budaya dan memperkuat identitas masyarakat. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain di Lampung sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Kata Kunci: literasi budaya, sastra lisan Pepaccogh, Desa Negeri Katon
Copyrights © 2026