Insiden keselamatan pasien merupakan kejadian tidak disengaja maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan cedera yang sebenarnya dapat dicegah. Seluruh tenaga perawat dan bidan yang bekerja di rumah sakit tersebut dilibatkan sebagai responden, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara bertahap untuk melihat gambaran umum, hubungan antar faktor, serta faktor yang paling berpengaruh terhadap pelaporan insiden keselamatan pasien. Hasil menunjukkan bahwa berbagai faktor seperti sikap, komunikasi, pelatihan, kerja sama tim, supervisi, komitmen manajemen, ketersediaan sarana dan prasarana, serta regulasi memiliki keterkaitan dengan pelaporan insiden. Namun, setelah dilakukan analisis lanjutan, faktor yang paling berpengaruh adalah regulasi dan komitmen manajemen. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan aturan yang jelas dan konsisten serta dukungan penuh dari manajemen menjadi kunci utama dalam mendorong tenaga kesehatan untuk melaporkan insiden. Dengan demikian, penguatan regulasi dan peningkatan komitmen manajemen menjadi langkah strategis dalam membangun budaya keselamatan pasien yang lebih baik di rumah sakit
Copyrights © 2026