Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Terkait Pelaporan Insiden di Rumah Sakit XYZ Tahun 2024 Sijabat, Yulia Mandayanti; Lita, Lita
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan KajianĀ Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.6536

Abstract

Keselamatan pasien adalah proses dan atau sistem dalam suatu rumah sakit yang memberikan pelayanan pasien yang lebih aman, dimana sistem tersebut terdiri atas asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan untuk belajar dan menindaklanjuti insiden, serta mengimplementasikan solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera. Budaya keselamatan pasien pada hakikatnya memegang peranan penting dalam eksistensi akreditasi rumah sakit, yang dapat menentukan tercapainya predikat mutu keselamatan pasien. Dengan semakin banyaknya laporan insiden rumah sakit, hal ini menunjukkan bahwa program pelatihan dapat berhasil dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien. Rumah Sakit XYZ sepanjang tahun 2023 jumlah terjadinya insiden dan dilaporkan, yaitu sebanyak 5 (lima) kasus dimana, KNC 20%, KTD 20 %, KPC 60%. Tujuannya untuk dapat memahami fungsi manajemen dalam sistem penerapan budaya keselamatan di RS XYZ secara langsung melalui observasi (pengamatan), wawancara dan penelaahan dokumen di Rumah Sakit yang dilakukan dengan pendekatan system dan dapat membantu memberikan masukan dalam rangka memberikan alternatif solusi atas permasalahan yang ditemukan. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang disajikan secara deskriptif melalui observasi dan wawancara mendalam pada informan. Lokasi penelitian dilakukan di Rumah Sakit XYZ. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 November hingga 28 November tahun 2024. Hasil penelitian didapatkan masalah penerapan budaya keselamatan pasien disebabkan karena sistem pelaporan insiden keselamatan pasien yang belum optimal. Kesimpulan penerapan budaya keselamatan pasien di RS XYZ masih belum optimal.Kata Kunci: Budaya Keselamatan, Pelaporan Insiden, Rumah Sakit
Peningkatan Kinerja Tenaga Kesehatan (Perawat dan Bidan) dalam Pelaporan Insiden Melalui Edukasi dan Pendampingan di Rumah Sakit Pekanbaru Sijabat, Yulia Mandayanti; Kiswanto, Kiswanto; Lita, Lita; Hartono, Budi; Jepisah, Doni; Margaretta, Jeanny Susana
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/captw777

Abstract

Insiden keselamatan pasien merupakan kejadian tidak disengaja maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan cedera yang sebenarnya dapat dicegah. Seluruh tenaga perawat dan bidan yang bekerja di rumah sakit tersebut dilibatkan sebagai responden, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara bertahap untuk melihat gambaran umum, hubungan antar faktor, serta faktor yang paling berpengaruh terhadap pelaporan insiden keselamatan pasien. Hasil menunjukkan bahwa berbagai faktor seperti sikap, komunikasi, pelatihan, kerja sama tim, supervisi, komitmen manajemen, ketersediaan sarana dan prasarana, serta regulasi memiliki keterkaitan dengan pelaporan insiden. Namun, setelah dilakukan analisis lanjutan, faktor yang paling berpengaruh adalah regulasi dan komitmen manajemen. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan aturan yang jelas dan konsisten serta dukungan penuh dari manajemen menjadi kunci utama dalam mendorong tenaga kesehatan untuk melaporkan insiden. Dengan demikian, penguatan regulasi dan peningkatan komitmen manajemen menjadi langkah strategis dalam membangun budaya keselamatan pasien yang lebih baik di rumah sakit