Kombucha merupakan minuman fermentasi yang dibuat dari campuran teh dan gula dengan menggunakan kultur simbiotik bakteri dan ragi (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast/SCOBY). Proses fermentasi menghasilkan berbagai senyawa bioaktif, seperti polifenol, asam organik, vitamin, dan enzim, yang berpotensi memberikan efek biologis, termasuk aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri teh kombucha roselle (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan uji laboratorium menggunakan metode difusi agar Kirby–Bauer. Media yang telah diinokulasi dengan bakteri Staphylococcus aureus diuji menggunakan sampel kombucha roselle dengan tiga kali pengulangan, antibiotik sebagai kontrol positif, dan akuades steril sebagai kontrol negatif, kemudian diinkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombucha roselle menghasilkan diameter zona hambat rata-rata sebesar 14 mm, yang termasuk dalam kategori daya hambat kuat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa teh kombucha roselle memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus sehingga berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri alami.
Copyrights © 2026