Perkembangan pesat teknologi informasi menjadikan media sosial sebagai bagian penting dalam kehidupan remaja putri, memengaruhi komunikasi, hiburan, sekaligus pembentukan perilaku sosial dan religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Medan, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak ganda: secara positif memudahkan akses informasi keagamaan, dakwah digital, dan pembentukan komunitas religius daring, namun secara negatif berpotensi menurunkan intensitas ibadah, kualitas interaksi sosial langsung, serta mendorong perilaku konsumtif dan perbandingan sosial yang tidak sesuai nilai Islam. Temuan ini menekankan perlunya pengawasan, literasi digital religius, dan sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan agar media sosial menjadi sarana pembentukan perilaku sosial religius yang positif
Copyrights © 2026