Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

LGBT Perspektif Hukum Islam dan UU HAM Nomor 39 Tahun 1999 Tamba, Sulaiman
Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 9, No 2 (2019): Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/taushiah.v9i2.2221

Abstract

Marriage in LGBT against nature has been against the nature of human life that strives to establish inner and biological bonds between the opposite sex, namely between men and women. A positive legal review emphasizes the Marriage Law stating that marriage is built on the basis of the marriage law that regulates marriage as an inner bond between men and women for women, households and families, and helps to uphold religion and use customs. In addition, the human rights perspective also provides guarantees for families related to marriage institutions through their harmless relationships in social life such as transmitting sexually transmitted diseases. While discussing Islamic law clearly and severely linking similar marriages are classified as haram, this is considered to be no longer in accordance with the syar 'argument, this is related to texts in the Qur'an and Hadith as the basis of Islamic law. Therefore, efforts should be made to oppose LGBT relations in order to avoid ignorance and even challenge challenges. One effort that can be done is to criticize and actualize religious interpretations (interpreting the story of Lut and the concept of marriage) which does not favor the LGBT people.
Implikasi Green Economy Terhadap Etika Bisnis Islam di Kecamatan Medan Kota Yunita, Nanda; Effendi, Syamsul; Tamba, Sulaiman
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi prinsip ekonomi hijau terhadap etika bisnis Islam di Kabupaten Medan Kota. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner dari 50 responden masyarakat. Penelitian ini menyoroti sejauh mana pemahaman dan penerapan konsep ekonomi hijau oleh masyarakat serta integrasinya dengan nilai-nilai etika Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan sosial. Studi ini mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap keberlanjutan lingkungan semakin meningkat, tercermin dalam preferensi mereka terhadap produk ramah lingkungan dan pengurangan penggunaan plastik. Etika bisnis Islam terus membimbing kegiatan ekonomi, menekankan kepercayaan dan praktik halal. Temuan menunjukkan hubungan yang jelas antara praktik ekonomi hijau dan etika Islam, dengan pengelolaan lingkungan dipandang sebagai tanggung jawab sosial dan ibadah. Integrasi ini mendukung pengembangan praktik bisnis berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Analisis Pendidikan Talak dan Ruju' dalam Perspektif Al-Qur'an dan Praktiknya di Masyarakat Sumiati; Nurdiani; Tamba, Sulaiman; Irhamuddin; Nursopayanti
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3220

Abstract

Talak dan ruju’ merupakan bagian penting dalam hukum keluarga Islam yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga memiliki dimensi pendidikan dan sosial. Al-Qur’an mengatur talak dan ruju’ secara ketat dengan menekankan prinsip keadilan, etika, dan kemaslahatan. Namun, dalam praktik masyarakat, sering ditemukan perbedaan antara ketentuan normatif tersebut dengan realitas yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan talak dan ruju’ dalam perspektif Al-Qur’an serta praktiknya di masyarakat Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis, bersifat normatif-empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan literatur fikih keluarga, serta penelitian lapangan melalui wawancara dengan tokoh agama, penyuluh agama, dan masyarakat yang memiliki pengalaman terkait talak dan ruju’. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengaitkan antara perspektif Al-Qur’an dan praktik sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan praktik talak serta ruju’ di masyarakat masih bersifat parsial dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai edukatif Al-Qur’an. Talak sering dilakukan secara informal tanpa pencatatan hukum, sementara ruju’ dipahami secara terbatas tanpa pendampingan dan kesadaran etis yang memadai. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan talak dan ruju’ yang integratif agar praktik perceraian dan rujuk dapat berjalan sesuai prinsip syariat, melindungi hak-hak keluarga, serta meminimalkan dampak sosial yang ditimbulkan.
Pengaruh Penerapan Media Belajar Berbasis ICT (Information And Communication Technology) Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran PAI Siswa Kelas X SMA Perguruan Islam Cerdas Murni Pasar VII Tembung Khairi, Sahara; Maulana, Mohammad Firman; Tamba, Sulaiman
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1289

Abstract

Penelitian ini bertujuan buat menganalisis impak penerapan media belajar berbasis ICT (Information and Communication Technology) terhadap akibat belajar mata pelajaran Pendidikan agama Islam (PAI) peserta didik kelas X SMA Perguruan Islam Cerdas Murni Pasar VII Tembung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya akibat belajar siswa di materi Al-Qur’an Hadis yang selama ini masih didominasi metode pembelajaran konvensional, sebagai akibatnya diperlukan penemuan berupa penggunaan media PowerPoint menjadi salah satu bentuk media pembelajaran berbasis ICT. Metode penelitian yg digunakan ialah kuantitatif menggunakan pendekatan eksperimen semu (quasi-experiment) memakai desain pretest-posttest non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri berasal 2 kelas, yaitu kelas eksperimen yang memakai media PowerPoint berbasis ICT serta kelas kontrol yg menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes yang akan terjadi belajar dan angket persepsi siswa. yang akan terjadi penelitian membagikan adanya peningkatan signifikan di yang akan terjadi belajar siswa pada kelas eksperimen dibandingkan menggunakan kelas kontrol, yg dibuktikan melalui analisis statistik naratif dan inferensial (uji-t). Penggunaan media PowerPoint berbasis ICT terbukti dapat menaikkan pemahaman, motivasi, dan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran PAI, khususnya di materi Al-Qur’an Hadis. Penelitian ini merekomendasikan supaya pengajar serta forum pendidikan lebih mengoptimalkan pemanfaatan media berbasis ICT dalam proses pembelajaran guna menaikkan mutu pendidikan agama Islam di era digital.
DINAMIKA INTERAKSI MEDIA SOSIAL DAN RELIGIUSITAS REMAJA PUTRI: STUDI KASUS DI MAN 2 MODEL MEDAN Sari Nasution, Fadhilah; Marisa, Siti; Tamba, Sulaiman
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 11, No 1 (2026): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v11i1.%p

Abstract

Perkembangan pesat teknologi informasi menjadikan media sosial sebagai bagian penting dalam kehidupan remaja putri, memengaruhi komunikasi, hiburan, sekaligus pembentukan perilaku sosial dan religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Medan, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak ganda: secara positif memudahkan akses informasi keagamaan, dakwah digital, dan pembentukan komunitas religius daring, namun secara negatif berpotensi menurunkan intensitas ibadah, kualitas interaksi sosial langsung, serta mendorong perilaku konsumtif dan perbandingan sosial yang tidak sesuai nilai Islam. Temuan ini menekankan perlunya pengawasan, literasi digital religius, dan sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan agar media sosial menjadi sarana pembentukan perilaku sosial religius yang positif
Tradisi Mangupa-Upa Dalam Adat Mandailing Menurut Hukum Islam: Studi Kasus Di Desa Tangga Bosi III, Siabu, Kabupaten Mandailing Natal-Sumatera Utara Wahyudi, Indra; Ritonga, Habibullah; Tamba, Sulaiman
Jurnal Ekshis Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Ekonomi, Syariah dan Studi Islam
Publisher : Yayasan Haiah Nusratul Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59548/je.v4i1.639

Abstract

This tradition functions not merely as a cultural ritual, but also embodies religious, social, and moral values deeply rooted in the daily life of the community. This study aims to examine the implementation of the Mangupa Upa tradition and to analyze its position from the perspective of Islamic law, particularly through the concept of ‘urf. This research employs a qualitative approach using field research methods. Data were collected through observation, in-depth interviews with traditional leaders, religious figures, and community members, as well as documentation related to the practice of Mangupa Upa. The data were analyzed using a descriptive-analytical method by linking empirical findings with Islamic legal principles and ‘urf theory. The findings indicate that the Mangupa Upa tradition in Tangga Bosi III Village remains well preserved and is regarded as a significant marker of Mandailing social identity. The tradition has undergone a process of value transformation, in which elements potentially conflicting with Islamic creed have gradually been abandoned and replaced by Islamic practices such as collective prayers, remembrance (dhikr), recitation of Surah Al-Fātiḥah, and expressions of gratitude to Allah SWT.