ABSTRAK Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) berbasis digital di Polresta Gorontalo Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang terdiri dari masyarakat, operator pelayanan SKCK, dan Kaurryamin yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Analisis data menggunakan model interaktif dari Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan dalam pelayanan SKCK telah mengalami transformasi dari berbasis manual menuju berbasis sistem digital yang terintegrasi. Keputusan tidak lagi didominasi oleh petugas, melainkan ditentukan oleh sistem aplikasi yang memproses dan memverifikasi data pemohon secara otomatis (system-driven decision). Integrasi data dengan instansi lain meningkatkan objektivitas dan akurasi keputusan, namun kendala teknis seperti gangguan aplikasi dan jaringan serta rendahnya literasi digital masyarakat masih memengaruhi efektivitas pelayanan. Penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya meningkatkan efisiensi pelayanan publik, tetapi juga mengubah mekanisme pengambilan keputusan menjadi berbasis data dan sistem.
Copyrights © 2026