Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompensasi terhadap turnover intention pada dosen tetap non-PNS di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penahan yang memengaruhi niat keluar dosen tersebut. Fenomena turnover intention pada dosen tetap non-PNS menjadi isu strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di perguruan tinggi negeri, mengingat peran sentral mereka dalam keberlangsungan tridarma perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap 3–5 dosen non-PNS yang dipilih secara purposive sampling, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumentasi meliputi SK pengangkatan, pedoman remunerasi, serta aturan kepegawaian. Analisis data dilakukan dengan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data tematik, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan member checking. Kebaruan penelitian ini terletak pada eksplorasi dimensi psikologis dan struktural turnover intention dosen non-PNS di perguruan tinggi negeri secara kualitatif, yang selama ini masih jarang dilakukan dibandingkan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpastian status kepegawaian, ketimpangan kompensasi, serta minimnya kejelasan jalur karier menjadi pendorong utama munculnya turnover intention. Namun, loyalitas dosen terhadap mahasiswa, iklim kerja kolaboratif, dan peluang pengembangan akademik menjadi faktor penahan yang memperkuat komitmen mereka untuk tetap bertahan. Kata kunci: Turnover, intention, kepegawaian, kompensasi
Copyrights © 2026