Jafa Edu Center (JEC) Ponorogo merupakan rumah belajar yang melayani siswa reguler dan anak berkebutuhan khusus (ABK). Dalam praktiknya, JEC menghadapi kendala serius karena belum memiliki tenaga psikologi yang secara khusus menangani asesmen psikologis, padahal jumlah ABK yang terdaftar mencapai sekitar 30 anak dengan ragam hambatan seperti gangguan spektrum autisme, gangguan perkembangan intelektual, dan slow learner. Kondisi ini membuat banyak anak belum mendapatkan skrining dan asesmen yang memadai, sehingga terapi yang diberikan berpotensi kurang sesuai dengan kebutuhan perkembangan masing-masing anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi JEC dalam membangun sistem asesmen psikologis yang lebih terstruktur dan berbasis bukti, sekaligus meningkatkan kapasitas guru dan pendamping ABK dalam memahami hasil asesmen dan menggunakannya sebagai dasar perencanaan intervensi. Program dilaksanakan selama satu tahun melalui beberapa tahapan utama: asesmen kebutuhan dan koordinasi dengan mitra, pelaksanaan asesmen psikologis terhadap ABK menggunakan instrumen Vineland Adaptive Behavior Scale (VABS), Stanford-Binet/WISC, dan Childhood Autism Rating Scale (CARS), penyusunan modul dan Standar Operasional Prosedur (SOP) asesmen ABK, pelatihan bagi pendidik dan pendamping, serta pendampingan implementasi dan evaluasi bersama. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa JEC kini memiliki peta kebutuhan psikologis ABK yang lebih jelas beserta laporan asesmen individual yang dapat dijadikan dasar rujukan terapi. Modul asesmen dan SOP membantu menstandarkan alur skrining awal dan langkah rujukan ke tenaga profesional. Guru dan pendamping melaporkan pemahaman yang lebih baik tentang karakteristik anak dan cara membaca hasil asesmen, sehingga diskusi perencanaan terapi menjadi lebih terarah. Program ini mengindikasikan bahwa pendampingan asesmen berbasis kolaborasi kampus–lembaga mampu menjadi langkah awal yang penting untuk meningkatkan ketepatan layanan terapi bagi ABK.
Copyrights © 2026